MEREMEHKAN DOSA KECIL? ASTAGPIRULLAH !! INILAH HUKUM MENGUNDANG PAWANG HUJAN !!

Biasanya pawang hujan itu didatangkan ketika ada acara-acara acara pernikahan acara konser atau acara karnaval. Saat menggelar acara besar dan penting, tentunya kita tidak ingin ada suatu hal pun yang dapat menghambat jalannya acara. Hal ini membuat banyak masyarakat Indonesia melakukan segala cara agar acaranya berjalan dengan lancar, salah satunya yang banyak dilakukan adalah penggunaan . Bagaimana hukum menggunakan pawang hujan dalam Islam?

Aksi pawang Hujan saat gelaran MotoGP Mandalika 2022 menjadi topik hangat yang ramai diperbincangkan. Bagaimana sebenarnya pandangan Islam terhadap ritual aksi pawang hujan ini? Pawang hujan adalah sebutan untuk seseorang yang dipercaya memiliki ilmu gaib dan dapat mengendalikan hujan atau cuaca.

Di Indonesia, istilah pawang hujan ini sudah dikenal sejak dulu. Dalam perspektif Islam, pawang hujan termasuk kategori perdukunan, menggunakan jasanya termasuk larangan keras. Dai yang juga lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia

Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

: مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barang siapa yang mendatangi peramal, lalu dia menanyainya tentang sesuatu, maka shalatnya tidak diterima selama empat puluh malam.”

(HR. Muslim No 2230)

Dalam Hadits lain diterangkan:

مَنْ أَتَى حَائِضًا أَوْ امْرَأَةً فِي دُبُرِهَا أَوْ كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa menyetubuhi wanita haid, atau menyetubuhi wanita dari duburnya, atau mendatangi dukun lalu membenarkan apa yang diucapkannya maka ia telah

kafir dengan wahyu yang diturunkan kepada Muhammad.” (HR. Ibnu Majah No. 639, shahih) Kafir di sini menurut Imam At-Tirmidzi bermakna memberatkan (taghlizh) dosa tersebut, bukan menunjukkan kafir murtad. (Sunan At Tirmidzi no. 135) Namun Jika keyakinan seseorang

bahwa pawang hujan itulah sebagai pengaturnya, bukan Allah Ta’ala yang mengatur, maka makna kafir di sini adalah hakiki (Murtad).

Dalam Kitab Mathali’ Al Anwar, Imam Abu Ishaq bin Qurqul, berkata

فمن اعتقد أن النجم فاعل ومدبر فهو كافر حقيقة

“Siapa yang meyakini bahwa bintang adalah sebagai subject dan pengatur, maka dia kafir secara hakiki.”(Mathali’ Al Anwar, jilid. 3, hal. 378) Imam Ath-Thibi mengomentari:

أي من ارتكب هذه الهنات فقد برئ من دين محمد صلى الله عليه وسلم وبما أنزل عليه.

“Yaitu siapa yang melakukan hal-hal hina ini maka dia telah lepas dari agama Nabi Muhammad shallallahu ‘Alaihi wasallam dan wahyu yang diturunkan kepadanya.” (Al Kasyif ‘an Haqaiq, jilid. 3, hal. 857) “Maka, dalam hal ini perlu dirinci dulu apakah individu yang berhubungan dengan dukun

dan sejenisnya itu masih “meyakini Allah Ta’ala” atau tidak,” terang Ustaz Farid. Jika masih meyakini Allah Ta’ala, maka tidak sampai kafir hakiki, namun tetap itu dosa besar. Jika tidak meyakini, dia meyakini yang mengatur adalah kehebatan dukun atau pawang tersebut semata-mata, maka ini kafir hakiki.

Bagaimana pawang hujan 100 orang ke-1000 orang dikerahkan bagaimana mereka bisa mendatangkan hujan, meraka tidak  bisa mendatangkan hujan dan mereka juga tidak bisa menahan hujan itu tuh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika kemarau panjang tidak turun hujan apa yang dilakukan berdoa memohon kepada Allah Azza wajalla Allahumma ahyina Allahumma Arisna khoisan muhrizal Ya Allah turunkan hujan bagi kami ya Allah sirami air buat kami ya Allah seperti tim lakukan nabi solo solo karena tahu yang bisa menurunkan hujan hanya Allah Hai yang namanya patung-patung berhala nggak bisa dulu orang-orang musyrikin

Kalau ceritanya Amr Ibnu Hai orang yang pertama membawa berhala ke Mekah meletakkannya di Kabah itu Amr Bin luhay ceritanya dia berangkat ke Syam bisa media melihat orang-orang disana nyembah patung sedangkan di Mekkah nyembah Allah SWT adzan tanpa perantara berhala-berhala maka koordinat kayaknya bagus sih ditanya kalian kenapa kok minta sama patung-patung itu Iya kalau kita lagi kekeringan kita lagi nggak ada ujan ya kita minta ama mereka turun hujan ubahku sekali itu dibawa ke Mekah  Maka jangan akhirnya kita menjadikan pawang hujan itu memiliki kekuatan yang hanya dimiliki Allah SWT

Pasalnya habis ketika hujan deras turun di kota Madinah setelah Nabi minta hujan pernah hujan itu sepekan senyum  yang menyebabkan rumah-rumah hancur ketika hujan terus tiap hari apa yang dilakukan nabi Alaihi salatu Slam nabi berdoa lagi minta sama Allah ketika sahabat minta diputuskan hujan belum mengatakan Allahumma hawwin Alaina waala Alaihi Ya Allah jadikan hujan turun sekitar kami Allah tapi bukan diatas kami Allahumma ahyina kami Allah wa lama nabi tishri Allah i bukit bukit di tempat tumbuh tubuhnya tumbuhnya tumbuh-tumbuhan di selain kasih hujan Manfaat disana  jadi minta sama Allah pawang hujan itu berbohong berdusta Apa hukumnya doa  ketika meyakini dia  dapat mengantarkan kepada kesyirikan meyakini dia bahwa dia dapat menahan hujan

 

 

 

About admin

Check Also

BIKIN EMOSI! Postingan Terbaru Ayah Lesti Jadi Sorotan, Dihujat Hingga Disindir Netizen Begini

AYAH Lesti Kejora, Endang Mulyana, memposting foto terbaru di sosial media miliknya. Postingan ini diunggah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!