KISAH Kehidupan Jatuh Bangun Andika Mahesa dari Tukang Jaga Sandal Jadi Musisi, Pantas Tri Suaka dan Zidan Dikecam

KISAH Kehidupan Jatuh Bangun Andika Mahesa dari Tukang Jaga Sandal Jadi Musisi, Pantas Tri Suaka dan Zidan Dikecam

Jatuh bangun Andika Mahesa jadi tukang jaga sandal sampai sukses jadi musisi tak luput dari kerja keras dan semangatnya. Andika Mahesa yang belakangan viral usai gaya bernyanyinya diparodikan musisi baru, Tri Suaka dan Zinidin Zidan jadi sorotan.

Tak sedikit yang membanding-bandingkan proses Andika Mahesa dalam bermusik dengan juniornya tersebut.Sebelum dikenal sebagai vokalis Kangen Band, Andika Mahesa mengalami lika-liku hidup yang panjang.

Lahir dari keluarga miskin, hidup Andika Mahesa dalam bermusik diawali sebagai tukang jaga sandal.Andika Mahesa juga pernah jadi pengamen sampai penjual es cendol.

Berikut kisah hidup Andika Mahesa selengkapnya:

1. Tukang Jaga Sandal

Di balik kesuksesannya, Andika Mahesa menceritakan awal mula bergabung dengan grup band Kangen Band sekitar tahun 2000-an.

Jadi gua awalnya tuh dekat sama Dodhy. Dan gua yang jagain sendal Dodhy dan personil Kangen Band lainnya di studio,” kata Andika Mahesa dalam kanal youtube Vindes, dikutip Wartakotalive.com, Jumat 4 Februari 2022

Karena biasanya, orang yang latihan di studio itu sendalnya hilang, sambungnya.

Suatu ketika, diakui proa 36 tahun itu, Dodhy sakit batuk dan tenggorokannya tidak enak, sehingga ia tak bisa menyanyi menjelang acara festival yang diikuti Kangen Band.

Terus Dodhy bilang, ‘lu kan hafal lagu-lagu gua, lu aja yang nyanyi ya. Ya gua siap aja meskipun emang suara gua engga bagus, ucapnya.

Kemudian, Andika mengisi vokal di Kangen Band. Ia latihan bersama Dodhy gitar Tama Gitar Bebe Bass Izy Keyboard, dan Baim Drum.

Terus ikut lah festival bawain lagu sendiri ciptaan Dodhy. Waktu itu gua inget masih sekolah ya karena festival buat pelajar  ungkapnya.

Usai festival, Andika Mahesa tak menampik dirinya kembali ke kehidupan semula. Sampai akhirnya Andika Mahesa diajak Dodhy untuk bergabung bersama Kangen Band.

Karena memang penonton suka sama suara gua di Kangen Band. Jadi ya gua diajak gabung sama mereka ujar Andika Mahesa.Mengutip TribunSeleb ‘Kisah Andika Mahesa Sebelum Jadi Vokalis, Penjaga Sendal.

2. Jualan Es Cendol

Lahir di Bandar Lampung 21 Mei 1985, Andika Mahesa mengaku sempat berjualan es cendol sebelum tenar.Jualan cendol itu dilakukan Andika Mahesa demi membiayai band-nya rekaman.

Andika Mahesa pun juga mengakui tak pernah malu untuk berjualan cendol.Benar jualan es cendol. Enggak pernah malu gue kata Andika Mahesa di acara Bro Code Vol.3, di kawasan Senopati, Jakarta Selatan

Mengutip Kompas.com Cerita Andika Jualan Es Cendol Sampai Predikat Babang Tamvan

3. Perjalanan Bersama Kangen Band

Setelah sukses membentuk Kangen Band pada 4 Juli 2005, nama Andika dan kawan-kawan langsung meroket berkat lagu-lagunya yang easy listening dan mudah melekat di ingatan orang.

Dikutip dari Wikipedia, Andika Mahesa bersama band-nya terus berkarya hingga berhasil menelurkan lima album sampai tahun 2011.

Produktivitas mereka memang sangat laju dan tak ada album mereka yang tak naik daun.

4. Tersangkut Narkoba

Hingga pada tanggal 11 Maret 2011 seluruh anggota Kangen Band Dodhy Andika Tama Lim Nory dan Barry ditangkap atas tuduhan pemakaian narkoba.

Satu dari enam anggota bebas dari narkoba berdasarkan hasil tes urine. Andika Mahesa dan Izzy ditahan sedangkan anggota yang lain bebas dari tuduhan.

Akhir tahun 2011, nama Kangen Band baru muncul lagi.

Melalui surat pengunduran diri yang dibuatnya tanggal 22 Juni 2012, Andika Mahesa memutuskan untuk keluar dari band yang telah membesarkan namanya itu.

Kemudian, Andika Mahesa memutuskan mengejar impiannya bersolo karier.

Pada Maret 2014, Andika dan Dodhy membentuk band Kangen Lagi dan meluncurkan album dengan tajuk Juleha, tetapi band yang mereka bentuk itu dibubarkan oleh label karena ada masalah tidak terselesaikan.

Pada awal 2016, Andika Mahesa bergabung bersama Kangen Band dan pada Oktober 2021, Andika Mahesa menciptakan lagu Cabut Tuduhan Mu.

Lagu ini menceritakan tentang seorang kekasih yang mengutarakan isi hati kepada pasangannya bahwa perasaan menghakimi itu tidak nyaman.

Sikap selalu menuduh dan tidak ada kepercayaan hanya akan menimbulkan konflik dan memicu perpisahan.

5. Predikat Babang Tamvan

Nama Babang Tamvan menjadi sebuah predikat yang diberikan publik untuk Andika Mahesa.

Predikat itu pun diberikan kepadanya lantaran kerap kali gonta-ganti pasangan.

Kendati awalnya sempat emosi, namun lama-lama Andika Mahesa tak mempermasalahkannya.

Andika Mahesa justru mulai menikmati julukan tersebut.

Kenikmatan dapat predikat. Gue syukuri saja apa yang Tuhan kasih ke gue. Gue kan menjalani skenario apa yang Tuhan kasih ke gue, ucap Andika Mahesa.

6. Lebih betah di kampung halaman

Kendati sukses di Jakarta, Andika Mahesa rupanya lebih betah tinggal di Lampung, kampung halamannya.

Kata Andhika Mahesa, dia sering tak hafal jalan di Jakarta yang membuatnya tersesat.

Apalagi, di Ibu Kota, Andika Mahesa juga merasa ada banyak aturan lalu lintas.

Kalau di Jakarta, gue kebanyakan nyasar. Banyak aturan kayak ganjil genap, jadi gue lebih enak di kampung, ucap Andika Mahesa.

Tidak hanya itu saja, Andika Mahesa lebih betah di kampung lantaran ingin lebih dekat dengan anaknya.

Iya, karena kan di samping bisa menenangkan diri, banyak waktu untuk jalan sama anak, tutur Andika Mahesa.

7. Selektif pilih teman

Andika Mahesa juga kini menjadi selektif memilih teman setelah terjerat narkoba tahun 2011 silam.

Agar lebih hati-hati, pelantun lagu ‘Tentang Aku dan Dia’ ini juga harus pandai-pandai memilih pekerjaan.

Bahkan pria 38 tahun ini rela bolak-balik Jakarta – Lampung demi pekerjaan.

Sekarang gue agak milih-milihlah pekerjaan. Kalau kira-kira anak gue lagi enak (badan), bisa ditinggal, bisa gue ambil job-nya kata Andika Mahesa.

Dulu kan gue sama siapa saja welcome. Ternyata terlalu welcome sama siapa saja membawa gue ke hal-hal negatif ujarnya.

About admin

Check Also

MAMPU MENGHENTIKAN HUJAN DAN BERTEMU NABI! Inilah 7 Bukti Karomah KH. Maimun Zubair Benaran Terjadi

Di Indonesia, para pemuka agama Islam biasa disebut dengan ulama. Para ulama ini begitu disegani …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!