Sesuatu yang Diharamkan dalam Salat yang Justru Bisa Menyebabkan Masuk Neraka

Rosulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sudah mencontohkan prihal ibadah dari mulai bacaan hingga gerakan sehingga umatnya dengan mudah melakukan ibadah Salah satu ibadah yang dimaksud adalah shalat

ada banyak hal-hal yang harus diperhatikan ketika melakukan ibadah ini sebab kesalahan yang kita lakukan bisa membuat ibadah ini Batal terlebih lagi ada kesalahan yang bisa menyebabkan kita masuk neraka

jika melakukannya gerakan manakah yang dimaksud Adakah gerakan yang bisa dilakukan jika dalam situasi khusus di pantai video ini agar tidak sesat

ibadah sholat adalah ibadah penting bagi umat Islam karena itu kita mesti menjaga kekhusyukan nya dengan memperhatikan gerakan salat gerakan-gerakan dalam shalat sudah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

namun masih ada saja orang-orang yang melakukan gerakan tambahan kita mesti tahu yang mana gerakan yang wajib dilakukan sunnah mubah makruh dan haram

Yang diwajibkan Misalnya saja melepas pakaian atau benda yang melekat dibadan karena terkena najis

hal ini pernah dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam saat itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sedang shalat bersama para sahabat

kemudian Malaikat Jibril datang memberitahu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kalau ternyata ada najisnya sandal yang dipakai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam

beliau pun langsung melepas sandal yang dipakainya dalam keadaan masih salat gerakan wajib ini

bisa dilakukan ketika seseorang salah menghadap kiblat kemudian ada orang lain yang mengingatkan dia salah Kiblat posisi shalat wajib diubah atau yang manakah gerakan sunnah dalam shalat gerakan yang dikategorikan sunnah adalah ketika bergerak untuk meluruskan shaf atau mengisi kekosongan saft yang ada di depan

pernah satu kali Ibnu Abbas radhiallahu Anhu shalat bersama Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

saat itu ia berdiri di sebelah kiri Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Kemudian beliau menarik kepala itu Abbas dari belakangnya

menjadikannya di sebelah kanan beliau hadits muttafaqun Alaihi kemudian ada gerakan yang dikategorikan mengubah

misalnya menggendong bayi atau anak kecil saat shalat hal ini pernah dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam saat berdiri Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam

menggendongnya dan saat sujud Letakkan gerakan lainnya dikategorikan mengubah adalah saat kain penutup kepalanya menutupi mata kemudian kita memperbaiki

gerakan tersebut diperbolehkan sesuai dengan yang tercantum dalam fatawa arkanil Islam gerakan mengubah juga biasanya terjadi dalam suasana perang kondisi tersebut telah dijelaskan sesuai dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala

peliharalah semua shalat dan peliharalah shalat wustha berdirilah untuk Allah dalam sholatmu dengan khusyuk Jika kamu dalam keadaan takut atau bahaya Maika

sholatlah sambil berjalan atau berkendaraan kemudian apabila kamu telah aman maka sebutlah Allah sholatlah sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu

yang belum kamu ketahui Alquran surah al-baqarah ayat 23 83239 kemudian ada gerakan yang dihukumi makruh gerakan ini bisa mengurangi sempurnanya shalat

misalnya melihat-lihat Jam tambahan menggaruk-garuk kepala  adalah banyak melakukan gerakan yang sebenarnya tidak perlu selanjutnya pada gerakan yang bisa membuat Salat kita batal atau yang diharamkan

gerakan yang harus adalah gerakan yang dilakukan dengan frekuensi yang banyak terus menerus dan tidak dalam keadaan darurat gerakan-gerakan ini jika dilakukan sama saja mempermainkan ayat-ayat Allah subhana wa taala

ada juga gerakan-gerakan shalat yang menimbulkan perdebatan ada yang menghukumi harrah ada juga yang membolehkannya yang mana sajakah itu setelah membaca surah Al Fatihah

Imam akan melanjutkan dengan membaca salah satu surah dalam Alquran makmum pun mendengarkan bacaan Imam tapi Adakalanya ada makmumnya mencocokkan bacaan Imam dengan cara melihat langsung al-qur’an fenomena memegang Alquran ketika salat

juga pernah terlihat dilakukan oleh Habib Umar terkait membuka Alquran ketika shalat ada tiga pendapat yang pertama menyatakan bahwa shalatnya tidak sah karena akan adanya gerakan tambahan yang berpotensi membatalkan shalat

pendapat ini dikemukakan oleh Imam Abu Hanifah yang kedua menghukuminya sah tapi makro pendapat tersebut didukung oleh Sebagian ulama mazhab Maliki Abu Yusuf dan Muhammad Syaiful nih alasan dimakruhkan karena menyerupai cara ibadah kita

pendapat yang ketiga menyatakan sah-sah saja masa Syafi’i dan Hambali menyatakan bahwa membaca ayat sambil memegang Alquran tidak sampai membatalkan salat dan juga tidak memakruhkan ibadah yang kita lakukan gerakan membuka mushaf terhitung hanya gerakan sedikit yang masih bisa dimaafkan

menjelaskan pendapat Imam Syafii terkait masalah tersebut jika seseorang membaca Alquran dalam mushaf

saat salat shalatnya tidak sah batal Apakah membacanya atas dasar ia telah hafal atau tidak bagian wajib baginya untuk membaca melalui musyaffa

Jika ia tak hafal surat al-fatihah jika seseorang melihat license lain Mushaf dan mau pulang dalam hati tidak batal shalatnya tapi menjadi makruh jika berlangsung lama

tulisan yang dimaksudkan bisa berupa merk sarung atau merek pakaian yang sedang kita gunakan saat itu bisa juga berupa tulisan di baju orang yang ada di depan kita mayoritas ulama juga membolehkan cara seperti ini didukung sebuah hadits dari Ibnu Abi

mengimami Ayesha dan orang-orang bersama eyeshade bulan Ramadhan dengan membaca mushaf Hadits Riwayat Bukhari sering Sule kita jumpai ada orang yang menggerak-gerakkan jari telunjuknya saat dalam keadaan tasyahud mengenai menunjuk dengan jari telunjuk

sering menjadi perdebatan Apakah boleh menggerak-gerakkan jari saat tahiyat Apa itu dilarang ada dua pendapat mengenai hal ini seorang sahabat mengaku pernah melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menggerak-gerakkan jarinya

Sungguh saya melihat salat Rasulullah SAW dan Rasulullah menggenggam tangannya kemudian mengangkat jarinya sama lihat Rasulullah menggerakkan jarinya hadits riwayat an-nasa’i

pernah juga salah satu sahabat yaitu Ibnu Zubair melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak menggerak-gerakkan jarinya saat tasyahud Rasulullah

bersyarat dengan jarinya saat tahiyat dan tidak menggerakkannya hadits riwayat an-nasai dan Abu Dawud dalam melihat perbedaan pendapat yang ada imam nawawi

kembali memberikan pendapatnya Beliau berkata pendapat yang Shahih yang dipastikan oleh mayoritas ulama adalah bahwasanya tidak menggerak-gerakkan jari telunjuk

apabila ia menggerak-gerakkan nyata maka makruh dan tak batal shalatnya karena menggerak-gerakkan jari telunjuk adalah perbuatan yang sedikit g-dragon lain yang biasa dilakukan sebagian umat muslim adalah membuka telapak tangan saat salah saat selamatkan dan diikuti dengan membuka tangan kanan

Begitu juga dengan salam ke kiri ada juga yang ketika salam kekanan membuka tangan kanan tapi pas menoleh ke kiri telapak tangan kirinya tak dibuka para orang yang melakukan

ini meyakini bahwa membuka telapak tangan kanan sama dengan kita membuka pintu Surga dan tetap menutup telapak tangan kiri artinya menutup mereka sebenarnya

mana yang benar fenomena membuka telapak tangan saat salah pernah dilakukan oleh para sahabat dulu dari Jabir bin samurah radhiallahu Anhu ketika kami shalat bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Kami mengucapkan salam sambil beristirahat dengan tangan kanan ke samping masing-masing kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda

Mengapa kalian mengangkat tangan kalian seperti keledai yang suka lari trend cukup Letakkan kalian di paha kemudian salak menoleh ke saudara yang ada di samping kanan dan keringnya

Hadits Riwayat Muslim an-nasa’i dan lainnya membuka telapak tangan saat salah ada hal yang keliru dan dilarang keras apalagi sampai meyakini Oh bisa membuka pintu surga

justru pemahaman dan perilaku tersebut bisa menyebabkan masuk neraka sangat beriman salat sudah memiliki gerakan yang sudah diajarkan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kita wajib mengikutinya tanpa mengubah ataupun menambahkan gerakan itu tentu tidak ada yang mau jika shalat yang kita kerjakan malah batal

sampai menimbulkan dosa Allahu a’lam bishshawab wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

About admin

Check Also

15 Tahun Lama Nggak Muncul di TV..! Begini Nasib dan Kabar Terbaru para Pemeran Film Ronaldowati

Sinetron Ronaldowati sempat menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak sampai remaja pada 2008 silam. Sinetron …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!