Nabi Khidir Selalu Ziarah ke Ulama Nusantara, Sampai Sandal Tertinggal di Indonesia

Kita sudah tidak hidup di zaman Nabi Namun ada satu nabi yang dipercaya masih hidup hingga saat ini bahkan sering mengunjungi ulama Nusantara

Banyak ulama meyakini bahwa Nabi Khidir diberikan umur panjang dan masih hidup hingga saat ini

Nabi Khidir dikenal sebagai guru laduni di kalangan ulama sufi Sebab Nabi Khidir mendapatkan ilmu langsung dari Allah SWT, tanpa harus belajar dan tanpa guru

Bahkan karomah Nabi Khidir sempat membuat Nabi Musa tidak menjangkau menggunakan akalnya Meskipun masih hidup namun tempat tinggal Nabi Khidir masih misterius dan belum bisa dipastikan lokasinya

Keberadaan Nabi Khidir hingga saat ini bukan hanya mitos Sebab sejumlah ulama pernah bertemu dengan kekasih Allah SWT tersebut

Ulama Indonesia yang pernah bertemu adalah KH Maimun Zubair atau Mbah Moen dan Syaikhona Kholil Bangkalan

Bahkan saat berkunjung ke Syekh Kholil Bangkalan Nabi Khidir sempat menyeruput kopi di gelas Syekh Kholil.

Cerita ini masyhur di kalangan pesantren maupun para pengikut KH Hamim Jazuli atau kesohor dengan nama Gus Miek

Ulama yang satu ini memang dikenal sebagai waliyullah yang mempunyai banyak karomah Namun kehidupannya juga dikenal nyentrik dan hal yang nyeleneh lainnya

Salah satunya cerita tentang sandal Nabi Khidir Kisah ini terjadi ketika Gus Miek nyantri kepada KH Dalhar Watucongol Magelang Kiai Dalhar adalah salah satu mursyid tarekat Syadziliyah dan sesepuh pesantren Darussalam

Ketika menjadi murid KH Dalhar Gus Miek mempunyai kebiasaan untuk membersihkan sandal gurunya tersebut Hampir setiap hari hal tersebut dilakukan oleh pendiri Majlis Dzikrul Ghofilin itu

Suatu saat Gus Miek kaget ketika di depan kamar KH Dalhar ketika akan membersihkan sendalnya. Di depan kamar ada dua pasang sendal yang sama persis bentuk dan ukurannya Gus Miek menjadi bingung karena tidak bisa membedakan

Tangkai penjepitnyapun juga sama Di tengah kebingungannya itu Gus Miek akhirnya mengambil keputusan untuk membersihkan kedua pasang sandal itu

Rasa penasaran menggelanyut dalam benaknya Sandal kepunyaan siapa ini, kok persis dengan sendal milik guru Gus Miek akhirnya mempunyai niat untuk menunggu pemilik sendal yang persis kepunyaan gurunya itu Dengan sabar Gus Miek menunggu tamu tersebut keluar

Namun lelah menunggu Gus Miek akhirnya menjadi terkantuk kantuk Matanya pun terpejam sejenak Namun ketika matanya terbuka kembali Gus Miek terkejut Sendalnya tinggal satu pasang

Lalu dengan rasa penasaran Gus Miek kemudian mengejar tamu yang memakai terompah itu Dalam benaknya tamu tersebut belumlah jauh karena dirinya hanya tidur sejenak Dengan menelusuri pondok Gus Miek mencari pemilik sendal yang membuat dirinya penasaran Namun hasilnya nihil

Esok harinya Gus Miek menemui KH Dalhar seusai solat di masjid Kemudian bertanya tentang siapa sesungguhnya pemilik sendal yang membuatnya penasaran

Maaf Guru tamu Guru tadi malam itu siapa tanya Gus Miek Namun Kiai Dalhar tidak menjawabnya Sikap diam itu membuat Gus Miek penasaran dan mengikuti Kiai Dalhar hingga depan kamarnya

Hal itu sama dilakukan pula oleh Gus Miek ketika saat tiba waktu shalat Maghrib dan Isya Gus Miek masih penasaran dengan pemilik sendal yang menjadi tamu Kiai Dalhar Baru setelah sholat Isya Gus Miek mendapatkan jawaban

Lewat pembantunya Kiai Dalhar mengatakan bahwa sendal tersebut adalah milik Nabi Khidir Gus Miek pun puas dan berajanak dari depan kamar Kiai Dalhar Ya sandal itu milik Nabi Khidir dan sempat ketinggalan di Magelang.

About admin

Check Also

MAMPU MENGHENTIKAN HUJAN DAN BERTEMU NABI! Inilah 7 Bukti Karomah KH. Maimun Zubair Benaran Terjadi

Di Indonesia, para pemuka agama Islam biasa disebut dengan ulama. Para ulama ini begitu disegani …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!