Tak Akan Ingkar, Inilah 5 Janji Allah Bagi yang Sabar Memelihara Kucing, Salah Satunya Diampuni Dosa dan Dapat Berkah

Ada berbagai manfaat memelihara kucing bagi kesehatan, mulai dari meningkatkan imun, menghilangkan stres, hingga menurunkan risiko penyakit jantung. Lantas, apakah memelihara kucing membawa rezeki juga?

Setiap orang memiliki kegemaran dalam memelihara hewan.Tak jarang juga hewan yang dipelihara oleh seseorang tak hanya satu jenis saja karena menjadi hobinya.
Namun siapa sangka ada beberapa hewan yang memang dianjurkan dipelihara dan bahkan ada pahala jika memeliharanya.

Rezeki manusia sudah ditentukan oleh Tuhan. Lalu, apakah memelihara kucing menjadi salah satu pintu pembawa rezeki?

Pertama akan mendapatkan Rahmat Allah bagi mereka pemelihara kucing nanti di hari kiamat. Hal ini sesuai dengan yang biasa diharapkan dalam beribadah yakni untuk mendapatkan Rahmat Allah.

Kedua akan diampuni dosanya orang tersebut karena telah memelihara kucing.Sebenarnya tak hanya memelihara kucing, hewan apapun akan yang dipelihara dengan baik akan mendapatkan pahala.

Ketiga akan bernilai sedekah, karena apa yang telah diberikan kepada peliharaan merupakan sedekah.
Setiap yang memberi makan atau minum setiap makhluk hidup akan mendapat pahala kebaikan.

Keempat mendapatkan ridho dan ampunan Allah SWT, berbuat baik kepada binatang itu menjadi anjuran.
Perbuatan baik tersebut kelak akan mendapatkan ganjaran setimpal dari Allah SWT.

Kelima akan menambah timbangan amal baik bagi pemelihara kucing tersebut.

Perbuatan baik yang dilakukan tersebut seperti memberi makan minum dan membersihkan tempatnya akan ditimbang sebagai kebaikan. ketika ada kuning masuk
rumah jangan diusir melainkan diberi makan, karena kucing bukan hewan najis.

Ada 8 pintu rezeki dalam Islam, memelihara kucing salah satunya? Ini penjelasannya:
1. Rezeki yang Telah Dijamin
Dalilnya adalah Alquran surah Hud ayat enam. Artinya, “Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya.

Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata Lauh Mahfuzh.” Sebagai contoh, seorang anak yatim piatu akan tetap hidup sampai besar, padahal orang tuanya telah tiada. Allah membuatnya bertemu dengan pihak panti asuhan atau keluarga lain yang bersedia mengurusnya.

2. Rezeki Hasil Usaha
Dalilnya adalah surah an-Najm ayat ke-39. Terjemahannya, “Dan bahwasannya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.” Misalnya, bangsa-bangsa yang maju di dunia hari ini karena keuletan pemerintah dan rakyatnya dalam berusaha. Bandingkan dengan bangsa-bangsa yang miskin karena pemerintah dan rakyatnya yang kurang berinisiatif, padahal tanahnya subur.

3. Rezeki karena Bersyukur
Alquran surah Ibrahim ayat tujuh menjelaskan hal itu. Artinya, Dan ingatlah juga tatkala Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.

Misalnya, suatu negeri yang menerapkan syariat Islam secara utuh karena pemimpin dan rakyatnya bersyukur atas nikmat Allah. Selanjutnya, negeri itu menemukan ladang energi gas baru dengan kapasitas yang banyak.

4. Rezeki tak Terduga
Surah at-Thalaq ayat dua dan tiga telah menegaskannya. Terjemahannya, Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.

Misal, kondisi geografis Makkah dan Madinah cenderung gersang. Namun, siapa sangka pada abad modern ditemukan kandungan minyak yang begitu banyak di bawah tanah Arab Saudi, sehingga penduduk dua kota itu merasakan manfaat yang besar.

5. Rezeki karena Istighfar
Alquran surah Nuh ayat 10 dan 11 menjelaskan pentingnya memohon ampun kepada Allah. Terjemahannya, “Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Mahapengampun.

Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Sebagai gambaran, yakni kaum Nabi Yunus. Mereka bertaubat kepada Allah sehingga Dia mengaruniakan kepadanya kemakmuran berpuluh-puluh tahun lamanya.

6. Rezeki karena Menikah
Menikah tak sekadar sebagai jalan yang mulia untuk menyalurkan hasrat biologis. Menikah juga menyimpan hikmah bagi mereka yang berharap rezeki nan berkah. Surah an-Nur ayat ke-32 telah memaparkan hal itu.

Artinya, Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu, baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Ambil contoh, usai hijrah dari Makkah ke Yastrib (Madinah), Abdurrahman bin Auf dalam beberapa waktu belum menikah. Setelah menikah, dia berangsur-angsur menjadi pedagang yang kaya raya lagi, seperti halnya sebelum hijrah.

7. Rezeki karena Anak
Anak-anak merupakan karunia Allah yang begitu besar. Keberadaan mereka juga dapat mendatangkan rezeki yang berkah. Karena itu, Alquran telah menegaskan larangan menolak hadirnya buah hati. Lihat surah al-Isra ayat ke-31.

Artinya, “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kami-lah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga rezeki bagimu.” Sebagai contoh, Nabi Yakub waktu masih muda hijrah dari rumahnya. Dia pun menjadi pengembala kambing. Setelah menikah dan memiliki 12 orang anak, justru kambing-kambingnya makin bertambah banyak.

8. Rezeki karena Sedekah
Dalam surah al-Baqarah ayat ke-245, Allah berfirman. Artinya, “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik menafkahkan hartanya di jalan Allah maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.

Dan Allah menyempitkan dan melapangkan rezeki dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. Sebagai misal, salah seorang sahabat yang mulia, Utsman bin Affan. Dia pernah berinfak dengan hartanya. Sampai kini, namanya tercatat sebagai pemilik warisan dan tabungan, bahkan terekam di salah satu bank syariah di Arab Saudi.

Sementara itu, Imam Nawawi menjelaskan, berbuat baik kepada setiap binatang atau makhluk hidup merupakan sebentuk sedekah.

Sama halnya sabda Nabi Muhammad yang diriwayatkan dari Bukhari Muslim dan Tirmidzi tiadalah seorang Muslim menanam tanaman atau menabur benih tanaman, kemudian burung atau binatang ternak memakan tanaman, kecuali merupakan sedekah baginya. Ya Tuhan kami tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

Demikian penjelasan yang bisa disampaikan terkait hikmah dan janji Allah bagi pemelihara kucing.

About admin

Check Also

Lama Tak Muncul Di TV!! Begini Kehidupan 8 Mantan Member Cherrybelle yang Kini Sudah Menikah

Di awal tahun 2011, kehadiran girl band Cherry Belle memang sempat menarik perhatian publik tanah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!