Rasulullah Sebut Pekerja Pajak Masuk Neraka, Lah Kok Bisa?

Salah satu penerima beasiswa pemerintah Indonesia kembali membuat heboh Setelah sebuah cuitan di media sosial beberapa waktu lalu dalam unggahan tersebut pengirim menyesalkan beberapa penerima beasiswa justru mangkir dan Lupa Daratan setelah dibiaya bermiliar-miliar melalui pajak negara akhirnya mereka pun dilabeli penghisap uang pajak rakyat Lalu bagaimana dengan pajak dan pekerja pajak itu sendiri

apalagi ada sebuah hadits yang mengatakan jika pemungut pajak bisa masuk neraka Apakah Islam tidak seleksibel itu dalam menentukan pekerjaan seseorang tonton video ini hingga akhir agar tidak sesat bukan hanya kasus beasiswa tadi yang sering menjadi sorotan menjual uang pajak tentu akan bersinggungan dengan dana yang diselesaikan rakyat untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara serta kepentingan umat

seperti pembangunan atau pendidikan dengan berjalannya Pembayaran pajak secara berkesinambungan maka efeknya pun bisa dirasakan bagi semua orang ketika berangkat kerja kita tentu ingin agar perjalanan kita mulus-mulus saja tanpa air yang menggenang di jalan pajak hadir untuk memfasilitasi masyarakat agar bisa lebih aman dan nyaman namun mirip sekali melihat bagaimana para oknum yang telah dipercaya untuk amanah dengan uang pajak

malah menggelapkan dana tersebut dengan entengnya tahun lalu misalnya Direktur PT Duta Sari Citra Laras Mahfud Suroso akhirnya mendapat getahnya setelah korupsi proyek pusat pendidikan pelatihan dan sekolah Olahraga Nasional Hambalang dan di tahun yang sama juga terjerat kasus penggelapan pajak meski berusaha mengendap dan menyembunyikan tindakannya tersebut Namun demikian pajak pun mencium aroma penipuan dari Mahfud

sehingga harus berurusan dengan pengadilan setempat setelah kasusnya mencuat Ia pun dijatuhkan pidana penjara selama 6 tahun karena tindak pidana perpajakan ia juga harus membayar wajib pajak yang belum dibayar senilai 20,5 miliar rupiah akan sangat bombastis dengan adanya penggelapan seperti ini maka bisa dipastikan kita akan terus melihat pemandangan sekolah yang menyedihkan bahkan data Kemendikbud ristek menyebutkan jika ruang kelas yang rusak di sekolah negeri seluruh Indonesia bertambah 26% atau 250.000 unit dalam satu tahun terakhir

program-program pemberdayaan juga akhirnya Manda karena korupsi yang tak habis-habis Masyarakat khususnya umat muslim yang sekiranya bisa membantu dengan taat membayar pajak ternyata juga terhambat dengan asumsi bahwa pajak nggak perlu dibayar sebab dalam Islam pajak tidak diperkenalkan di masa juga sudah ada sedekah dan zakat dan itu sudah lebih dari cukup tapi Jeng Kenapa sih harus bayar pajak lagi kan kita udah zakat dan rajin sedekah Iya kan hal ini bahkan pernah menjadi perhatian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada peringatan Hari pajak Tahun 2022 menurut Ibu Sri Mulyani orang-orang yang enggan membayar pajak

memang tak ingin melihat Indonesia lebih maju namun dari sisi agama bagaimana sebenarnya Islam melihat fenomena ini dalam Islam penting untuk dipahami jika pajak berbeda dengan zakat zakat adalah kewajiban muslim yang dijelaskan dalam nassar’i sudah menjadi ketentuan bagi umat Islam sementara pajak diatur oleh pemerintah suatu negara memang tak ada nasyari yang menjelaskan tentang pajak tapi ada sebuah kaidah fiqih yang membolehkan para pemimpin untuk mengatur kebijakan tersebut selama kebijakan yang dibuat membawa manfaat bagi sesama gadai tersebut yakni tindakan pemimpin terhadap rakyat itu harus didasarkan atas pertimbangan kemaslahatan menurut Hasanuddin Abdul Fatah ketua komisi fatwa Majelis Ulama Indonesia

kebijakan yang dikeluarkan semuanya agar rakyat Sejahtera tak ada sama sekali unsur paksaan atau memeras menyelesaikan atau memberatkan rakyat dan sebagainya umat Islam kita pun diperintahkan untuk tak mengembangkan kepada penguasa selama itu baik sebagaimana firman Allah Subhanahu adalah Wahai orang-orang yang beriman keadilan Allah dan taatilah Rasul Muhammad dan ulil amri diantara kamu Alquran surah an-nisa ayat 59 Lalu bagaimana dengan hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang mengatakan jika pemungut kompetisi masuk neraka hadits tersebut

berbunyi sesungguhnya pemungut upeti akan masuk neraka hadiah riwayat Ahmad dan ternyata Imam Sayuti menilai hadits ini shahih Imam Nawawi juga menambahkan jika perbuatan ini adalah maksiat hadits tersebut menunjukkan bahwa upeti adalah maksiat yang paling buruk dan dosa yang dapat menghapus amal ibadah sebab banyak tuntutan dari manusia dan kezaliman selalu berulang dan merusak kehormatan manusia diambil dari harta mereka tanpa hak dan menyalurkan tak sesuai peruntukannya namun imam nawawi menilai jika upeti yang dimaksud Hadits ini jika dipungut secara zalim atau malah diselewengkan Syekh Muhammad pun sepakat jika ini menggambarkan

bagaimana sistem pemungutan opeti pada zaman Jahiliyah seperti diambil dengan cara dirampas dan dikategorikan sebagai pelanggaran sementara pajak diambil dengan baik dan pengelolaannya pun demi kemaslahatan umat yang juga sering menjadi alasan banyaknya pekerja pajak dicap masuk neraka karena pemberlakuan pajak mencakup banyak hal tak hanya pada objek yang halal namun bisa saja ada yang tidak halal seperti perjudian diskotik minuman keras dan lain sebagainya karena inilah pemungutan pajak sering dianggap suphat alias sama karena bercampurnya objek yang halal dan haram

hanya saja negara dibenarkan ketika mewajibkan rakyatnya untuk bayar pajak Kenapa kebutuhan negara tak bisa tercukupi hanya mengandalkan pemasukan dan pajak jadilah kebijakan pajak harus dilakukan karena ini kondisi darurat maka ini dibolehkan sebagaimana sebuah kaidah fiqih bahwa kondisi darurat itu dapat memperbolehkan hal-hal yang dilarang dan jika kamu bekerja di sektor pajak tentunya ini tak perlu mendapat kekhawatiran

karena pekerja pajak tak menerima konsekuensi sebagai pemeras opati dan gaji pegawainya pun Insya Allah halal kehadiran para pekerja justru membantu melayani masyarakat dan membangun struktur yang semakin baik yang tak dibenarkan jika sudah melakukan pungutan liar menerima suap dan tindakan tak etis lainnya maka menurut imam an-nawawi dalam Syarah muslim akan diberikan ganjaran di hari akhir Gubernur Mesir Pernah menawarkan tugas kepada ruaven Tsabit yang menerima pajak kemudian ia berkata Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda

Sesungguhnya pemungut mungkus dimasukkan neraka hadiah riwayat Ahmad jadi selama membawa kemaslahatan untuk bersama maka pajak bukan masalah contohnya saja pemanfaatan pajak pada pendidikan di pesantren dan Madrasah bahkan saat ini sekolah keagamaan seperti pesantren sudah tak akan dikenakan pajak pertambahan nilai atau PPN lagi stop khusus Menteri Keuangan Yustinus YouTube beranggapan jika sekolah-sekolah ini harusnya didukung demi terciptanya misi sosial dan kemanusiaan sekolah-sekolah seperti NU sama dia nantinya akan beralih menjadi objek pajak semoga ini menjadi tanda bahwa pajak telah disulap menjadi malaikat-malaikat kecil bagi pihak yang benar-benar membutuhkan dan sangat jauh dengan pemerasan

upeti di zaman Jahiliyah dan dipastikan masuk neraka Mari kita sedikit bernostalgia dengan kebijakan Khalifah Umar bin Abdul Aziz ia benar-benar memungut pajak dan rakyatnya dengan sangat adil dan fokus untuk kemakmuran rakyat Khalifah Umar bin Abdul Aziz mengurangi beban pajak dan Mengubah sistem perpajakan tujuannya tagihan pajak rakyat kecil tak terlalu tinggi ia mengurangi beban Pajak yang dipungut dari kaum Nasrani

dan akhirnya selama kemudian menghapus pajak terhadap kaum muslim jika pajak saja mulai Umar Hapuskan apalagi pungutan-pungutan liar yang merugikan banyak pihak Masya Allah selama ini kisah kesuksesan dan kesejahteraan Khalifah Umar menjadi pembanding segelintir masyarakat untuk malas membayar pajak atau ingin menghapuskan pajak padahal tersebut sudah tidak relevan diberlakukan di masa sekarang di Indonesia kita harus paham Jika segala hal dibangun dengan uang pajak jadi diperlukan kontribusi masyarakat untuk membangun Negeri bersama-sama Mari terus memantau para pemimpin dan mendoakan Mereka yang bekerja di sektor pajak agar senantiasa amanah mengelola uang rakyat sahabat beriman Sudahkah anda membayar pajak tahunan ini atau apakah Anda juga bekerja di sektor pajak semoga informasi ini membantu wallahualam Bishawab Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

About admin

Check Also

15 Tahun Lama Nggak Muncul di TV..! Begini Nasib dan Kabar Terbaru para Pemeran Film Ronaldowati

Sinetron Ronaldowati sempat menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak sampai remaja pada 2008 silam. Sinetron …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!