6 Pemain Bola Ini Sempat Begitu Dipuja Puja Di Indonesia, Kini Mengejutkan Nasib Mereka

Roda selalu Berputar kadang di atas dan tak jarang ada di bawah dan hal yang sama terjadi pada pemain sepak bola sempat begitu dipuja hingga ke angkasa tapi dalam waktu tak lama menukik ke bawah dan menghilang

tak selamanya para pemain yang pernah berseragam Timnas Indonesia mengalami nasib Indah nyatanya beberapa pemain yang pernah berseragam Timnas Indonesia ini harus mengalami karir yang pasang surut setelah tak lagi memperkuat skuad Garuda beberapa pemain langganan Timnas Indonesia ini harus rela tak lagi bermain memperkuat klub-klub kasta tertinggi

Enam pemain bola ini sempat begitu dipuja-puja di Indonesia kini mengejutkan nasib mereka

1. Kurnia Meiga
Anda tentu tidak lupa dengan kiper legenda dari Arema FC. Lama menghilang dari dunia sepakbola, ternyata Kurnia Meiga tengah bergelut dengan penyakit serius. Kurnia Meiga yang juga sempat berseragam Timnas Indonesia, kini berjuang melawan penyakit cukup misterius. Nama Kurnia Meiga banyak dikenal publik setelah dirinya turut ambil bagian di pertandingan Timnas U-23 bersama skuad Garuda.

Kurnia Meiga pernah menjadi kiper andalan Timnas Indonesia saat berlaga di SEA Games 2011 dan Piala AFF 2016. Namun nama kiper Timnas Indonesia tersebut mendadak menghilang bahkan dikabarkan saat ini menderita penyakit misterius. Saat tampil di lapangan hijau bersama Timnas Indonesia dan Arema FC, Kurnia Meiga memiliki banyak prestasi salah satunya dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Super Indonesia 2009/2010.

Kurnia Meiga, diisukan mengalami kebutaan misterius karena guna-guna. Rumor soal ini mulai marak diperbincangkan di media sosial. Kiper kelahiran 7 Mei 1990 itu disebut-sebut tengah mencoba berobat secara alternatif. Karena perawatan medis tidak bisa menemukan alasan yang jelas penyakitnya.

Manajemen Arema saat dikonfirmasi awak Bola.com di Malang menyanggah soal kalau Kurnia Meiga mengalami kebutaan. Mereka hanya menyebut kalau penjaga gawang asal Jakarta itu sedang sakit.Hanya saja manajemen Tim Singo Edan menolak menjelaskan secara mendetail penyakit apa yang menimpa kiper alumni Diklat Ragunan tersebut.

Meiga pemain penting dalam tim ini. Sekarang kami masih terus mengupayakan kesembuhannya kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji. Dokter tim Arema, Nanang Tri Wahyudi beberapa waktu lalu ke Bola.com juga angkat tangan menolak bicara ketika ditanya soal prediksi kesembuhan Kurnia Meiga.

Ia juga tidak mendapatkan informasi detail. Mengingat pihak rumah sakit yang sempat menangani Meiga merahasiakan rekam medis sang kiper. Nanang merasakan kejanggalan.

Okto Maniani bersama Muhammad Ridwan
Merupakan Winger andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 tusukan dan umpan dan silang Okto Maniani begitu berbahaya salah satunya membuahkan eksis atas go Irfan Bachdim tatkala Timnas Indonesia

Menang 5-1 atas Malaysia di fase grup setelah meninggalkan Sriwijaya FC pada 2011 Okto tak lagi dipercaya membela klub besar Liga Indonesia ditengarai aksi indisipliner diluar lapangan menjadi penyebabnya menurut laman transfermarket Okto yang kini berusia 31 tahun per status tanpa klub-klub terakhir yang dibela adalah Persiba Balikpapan di Liga 2 2002

3 Yongki Aribowo
Yongki Aribowo berstatus wonderkid di Piala AFF 2010 meski saat itu hanya menjadi pelapis Cristian Gonzales dan Bambang Pamungkas yongky Aribowo diprediksi bakal menjadi penyerang andalan Timnas Indonesia di masa memang namun prediksi diatas salah besar dengan Gan membela Timnas Indonesia menjadi andalan klub Liga satupun Yongki Aribowo kesulitan zat ini Yongki Aribowo berstatus sebagai penyerang klub Liga 2 Persiba Balikpapan

4 Muhammad Nasuha
Muhammad Nasuha merupakan fullback kiri andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 Bahkan ia mencetak satu gol saat Timnas Indonesia menang 2-1 atas Malaysia kilek 2 final Piala AFF 2010 gelar Piala AFF 2010 Muhammad Nasuha Jabung bersama Persija Jakarta

selangsing musim ia hengkang ke Persib Bandung bersama Persib Bandung inilah ia mengalami cedera parah yakni robek Meniskus atau bantalan sendi pada lutut jembatan dari sepakbola sekira dua tahun Muhammad Nasuha gabung di Cilegon United pada 2014

bersama klub yang kini telah mengubah nama menjadi ranks Cilegon FC itu Muhammad Nasuha didiagnosis mengalami cedera ACL hingga akhirnya Muhammad Nasuha pensiun pada 2015 atau di usia Tigapuluh tahun karir Nasuha sebagai pemain memang berakhir miris namun saat ini Nasuha mulai bangkit dan menjadi asisten Rahmad Darmawan tyrants Cilegon FC klub yang dimiliki Raffi Ahmad

5 Saktiawan Sinaga
Mantan pemain Timnas Indonesia di tahun 2000-an Saktiawan Sinaga merupakan salah satu bomber yang kerap dipercaya untuk memperkuat skuad Garuda kepiawaiannya membobol gawang lawan membuat namanya kerap dipercaya menjadi ujung tombak Timnas Indonesia

pemain yang kini berusia 36 tahun itu pernah memperkuat beberapa klub besar di Indonesia sebut saja PSPS Pekanbaru PSMS Medan Persik Kediri Semen Padang Mitra Kukar dan lain-lain saat ini Setiawan Sinaga harus mengalami nasib tragis dengan terdampar memperkuat klub Liga 3 yakni kwtiga nada

6 Irfan Bachdim
Siapa yang tak kenal sosok dan nama Irfan Bachdim di tahun 2010 silam nama itu begitu dielu-elukan ya Irfan Bachdim pernah dikenal sebagai pemain yang berhasil mengundang perhatian kaum hawa saat dirinya tampil di atas lapangan para perempuan mulai dari penggemar sepakbola hingga masyarakat biasa pun bisa histeris melihat penampilannya

Wajar saja Ia memang begitu sel pada saat itu jago di lapangan dan parasnya yang rupawan sangat menyita perhatian dan narasi itu adalah sepenggal kisah kenangan Irfan Bachdim waktu muda momennya terjadi di Piala AFF 2010 saat ia berseragam Timnas Indonesia usianya masih 22 tahun saat itu lahir di Amsterdam Belanda tapi ia memilih kewarganegaraan Indonesia mengikuti jejak ayahnya Noval pahim

kini setelah 10 tahun berselang setelah Bachdim sebagai pesepakbola mulai udaan ia tidak lagi digilai oleh banyak perempuan karirnya bisa dibilang mandek jika tak mau dianggap menurun ia bukan lagi penyerang papan atas Indonesia Ia memang di musim 2013 pasti memutuskan bermain di Liga Thailand tepatnya dengan Klub Chonburi pada musim 2015 2016

Irfan juga memutuskan bermain di klub divisi dua cilik megacolon consadole Sapporo hingga akhirnya Irfan memutuskan kembali ke Indonesia dan lama bergabung dengan Bali United 2017 hingga 2020 dan pada musim 2020 dan 2021 ia pindah bergabung dengan PSS Sleman kini Irfan Bachdim resmi bergabung dengan Persis Solo di Liga 2 2021 dia siap berjuang dengan Eky Taufik dan kawan-kawan di putaran kedua Liga 2 2021 dengan harapan bisa terus melangkah ke babak selanjutnya hingga puncaknya target promosi ke Liga 1 kisah benar-benar tercapai musim ini

About admin

Check Also

DIISUKAN MUALAF! Beginilah Perubahan Terbaru dan Gaya Hidup Lydia Kandou Dulu dan Sekarang

Sosok Artis senior Lydia Kandou memulai karier pada dunia hiburan Tanah Air sejak tahun 70-an. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!