DULU HIDUP MISKIN! Kini Lihatlah Sendiri Harta Kekayaan dan Koleksi Kendaraan Mewah Fildan Sekarang

Kontes musik dangdut yang diselenggarakan stasiun televisi swasta Indosiar, Dangdut Academy D’Academy  musik keempat atau D’Academy 4 tahun 2017 berakhir. Sejak menjuarai Dangdut Academy 4, karir Fildan Rahayu terus moncer. Pria asal Bau Bau, Sulawesi ini kemudian sukses menjadi pemenang ajang dangdut D’Star Indosiar.

Dari situlah, Fildan mulai dikenal masyarakat. Tidak hanya di layar televisi, pria 28 tahun ini kerap diundang acara off air di luar daerah.
Dari kerja kerasnya di dunia musik, Fildan berhasil membeli sebuah rumah. Rumah itu menjadi tempat tinggalnya bersama istri dan anaknya. Fildan membeli rumah dua lantai di kawasan Tangerang, Banten.

Ini lagi di rumah Fildan alhamdulillah. Sudah satu minggu ini pindahin barang. Isinya udah lengkap semua sih. Kalau lantainya udah dibersihin semua, kata Fildan Rahayu dikutip Dream dari acara Hot Issue yang ditayangkan Indosiar, Kamis 6 Februari 2020.
Dilihat pada bagian depan rumah Fildan terdapat halaman yang tidak terlalu besar, garasi mobil dan sedikit taman yang dipenuhi tanaman hijau.

Kemudian masuk ke dalam rumah, langsung disambut dengan ruang tamu dengan sofa dan televisi. Di sampingnya juga terlihat lemari yang dia pakai untuk meletakan beberapa piala yang dia kontes dangdut.  Ini ruang tamu sini. Engga terlalu besar, yang penting nyaman. Ada tempat piala juga, disini semua, kata Fildan.

Kamar Fildan
Fildan kemudian menunjukan kamar pribadinya. Tampak kamar pribadinya terlihat tidak terllau besar. Di dalam kamar belum banyak terdapat perabotan. Fildan mengaku masih menata kamarnya. Sehingga baru ada kasur untuk tidur.
” Ini kamar Fildan, belum terlalu rapih. Ini TV belum dibuka mau dipasang disitu,” ucapnya. (Sumber : youtube.com)

Fildan Baubau, Sang Juara Dangdut Asia yang Nyaris DO Sekolah
Panggung dangdut Indonesia kedatangan idola baru. Namanya Fildan Rahayu, Pria kelahiran Bakala, Sulawesi Tenggara 27 September 1991 itu baru saja menorehkan prestasi denga menjuarai kontes pencarian bakat penyanyi dangdut, D’Academy Asia pada Rabu, 27 Desember 2017.

Pria yang kini tenar dengan sebutan Fildan Baubau berhak melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi setelah sebelumnya menjuarai kontes D’Academy 4 pada pertengahan Mei 2017. Pria yang baru berusia 26 tahun itu berhasil menyisihkan rekannya, Reza Zakaria yang harus puas berada di urutan kedua.

Kemenangan di D’Academy Asia membuat Fildan berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 150 juta, serta paket wisata 3 hari 2 malam ke Brunei Darussalam dan tiket business class untuk dua orang ke London dari Royal Brunei.

Sosok Fildan di panggung D’Academy Asia memang sudah menyedot perhatian sejak kompetisi ini berlangsung. Namun tak banyak yang tahu masa lalu pria yang harus bersusah payah hingga menuai kesuksesannya saat ini.

Suami dari Salmiati dan ayah dari seorang anak bernama Digar Rahayudin lahir dari keluarga sederhana tapi dengan semangat luar biasa. Dia berhasil menaikan derajat keluarganya dengan keberhasilanya yang diraihnya.

Manggung Cuma Dibayar Rp150 Ribu
Kesuksesan menjadi pedangdut terbaik Asia tak begitu saja diterima Fildan. Banyak rintangan yang dihadapi. Fildan harus merasakan beratnya menjadi seorang penyanyi yang hanya mendapat honor manggung Rp150 ribu. Uang yang pasti tak cukup untuk mengidupi anak dan istrinya.

Jalan Fildan di ajang pencarian bakat pedangdut ini juga tak berjalan mulus seperti disangka. Fildan ternyata pernah tak lolos audisi saat mengikuti D’Academy tahun 2016.  Baru bilik 1 sudah gagal, karena disuruh nyanyi lagu yang diinginkan juri tapi saya tidak tahu,” kenang Fildan.

Namun bukannya menyerah, Fildan malah menjadikan pengalaman itu sebagai pelajaran. Setelah setahun belajar bernanyi dangdut dan lagu India, Fildan menoreh keberuntungannya di ajang D’Academy 4.

Satu tahun itu fokus untuk belajar musik dan lagu, katanya.
Sukses mencuri perharian masyarakat lewat aksi Panggungnya di D Academy 4, Fildan mengaku kehidupannya memang berubah 180 derajat. Mulai dari sulitnya bertemu keluarga hingga bersosialisai dengan teman-temannya.

Meski demikian, Fildan teyap bersyukur dengan kehidupannya yang kini sudah lebih baik. Dia berharap takkan pernah menjadi pribadi yang berbeda meski kini sudah terkenal dan menjadi pedangdut sukses.

Saya ingin tetap menjadi Fildan yang dulu, yang rendah hati, jangan dibilang sombong, karena saya sangat menghargai semua orang yang mendukung saya sampai di titik ini, mendoakan saya baik keluarga masyarakat maupun pemerintah semua saya sangat berterima kasih,” kata Fildan.

Satu mimpi yang kini ingin diwujudkan Fildan, memberangkatkan kedua orang tuanya pergi. “ Mumpung mereka masih sehat saya ingin bawa haji,” kata Fildan.

Hampir DO dari Sekolah
Di luar prestasi yang ditorehkan menjadi idola baru di musik dangdut, pria asal Bau Bau ini dikabarkan nyaris tak bisa melanjutkan sekolah. Fildan mengaku malu karena tidak bisa membayar uang komite.  Fildan Malas Mi Sekolah Karena Tidak Bisa Bayar Uang Komite,” kata Fildan ditirukan Mantan Kepala SMAN 3 Baubau, Dra Eliati mengutip laman baubaupost.com.

Kenangan Masa Kecil Rossa Sering Pergi ke Musholla
Eliati mengatakan pihak sekolah berusaha untuk membantu Fildan agar tetap bisa melanjukan sekolah. Siswa yang hampir Drop Out itu akhirnya bisa mendapatkan beasiswa untuk menambah biaya sekolah.  Saya kerahkan dan cari anak ini kenapa tidak pernah masuk sekolah, jangan sampai alasan apa, karena sekolah tidak boleh merugikan siswa dan ingin membesarkan generasi, tutur Eliati seraya melanjutkan.

Bakat Mengalir dari Sang Kakek
Bakat Fildan di dunia musik memang sudah terlihat sejak sekolah. Guru kesenian SMAN 3 Baubau, Umar Karim menceritakan Fildan hampir setiap hari dia membawa gitar ke sekolah. Dia juga sering mengikuti berbagai lomba musik sekolah.

Hanya saja untuk dibidang seni ini membutuhkan keterampilan dan kemampuan, tidak semua anak didik mempunyainya, tergantung individu masing-masing kata Umar.

Darah seni memang sudah mengalir dalam tubuh Fildan. Sang kakek merupakan sosok yang pertama kali memperkenalkan dunia musik lewat alat musik suling. Saya itu pemalu, bapak saya disiplin, kalau main gitar di depan bapak saya malu, katanya. Teringat jasa besar sang kakek, Fildan bahkan sempat tampil kurang maksimal dalam salah satu penampilannya di ajang tersebut. Kakek saya meninggal ketika SMP,kenang Fildan.

About admin

Check Also

DIISUKAN MUALAF! Beginilah Perubahan Terbaru dan Gaya Hidup Lydia Kandou Dulu dan Sekarang

Sosok Artis senior Lydia Kandou memulai karier pada dunia hiburan Tanah Air sejak tahun 70-an. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!