Masih Ingat Ferry Rotinsulu? Dulu Dipuji-puji, Lihat Nasibnya Berubah Drastis Usai Pensiun

Setiap pemain Sepak Bola pasti memiliki mimpi ingin membela negaranya.Ibaratnya hidup tidak akan lengkap jika belum mengunakan kostum Timnas Indonesia.Apalagi jika sudah membawa harum nama Indonesia, sungguh pencapaian yang patut dibanggakan seumur hidup.

Tercatat 16 tahun lalu, sejumlah nama sudah mengiasi posisi kiper di Timnas Indonesia.Mengawal gawang club garuda bisa dibilang adalah masa jaya keemasan sang kiper tersebut. Namun apakah kalian sekarang tahu bagaimana keadaan mereka sekarang.

Ferry Rotinsulu bisa dibilang kiper terbaik yang dimiliki indonesia.Meski pria kelahiran 28 Desember 1982 ini tdak terlalu mencolok di Timnas Indonesia. Ia pernah membela Timnas Indonesia pada Sea Games tahun 2005 lalu.

Pemain yang awal memasuki diklat sepak bola bermain di posisi striker ini, ternyata menjadi salah satu kiper paling sukses yang pernah dimiliki Timnas Indonesia dan juga Sriwijaya FC.

Dia mengawali kariernya di klub kota kelahirannya, Persipal Palu sejak tahun 1999 silam. Empat tahun kemudian, dia bergabung dengan Persijatim Solo FC musim 2003, di mana dua tahun setelahnya berubah nama menjadi Sriwijaya FC hingga kini.

Ferry Rotinsulu pun juga ikut menjadi bagian dari Sriwijaya FC saat itu. Bahkan dia kerap menjadi andalan Sriwijaya FC karena refleks dan kemampuannya di bawah mistar gawang.

Hingga pada tahun 2007, Ferry Rotinsulu berhasil memberikan gelar double winner untuk Sriwijaya FC. Klub berjuluk Laskar Wong Kito itu berhasil merebut gelar juara Liga Indonesia 2007 dan Piala Indonesia 2007.

Saat Liga Indonesia 2007 silam, Sriwijaya FC berhasil duduk di puncak klasemen dengan raihan 66 poin dan melaju ke babak 8 besar. Tergabung di Grup A pada babak 8 besar bersama PSMS Medan, Arema Malang dan Persiwa Wamena, Sriwijaya FC kembali menjadi pemuncak klasemen.

Karena ia selalu menjadi pilihan kedua di squad garuda. Disaat Asian Cup 2007, ia menjadi pelatih Markus Horison.

Ia bertinggi tubuh 182 cm. Ia berhasil membawa “Laskar Wong Kito” (julukan untuk Sriwijaya F.C) menjadi juara Piala Indonesia 2007 setelah di final yang diadakan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Yang mengalahkan klub asal Papua Persipura Jayapura lewat adu penalti dengan skor 3-0 setelah sebelumnya pada waktu pertandingan normal 2×45 menit dan babak perpanjangan waktu 2×15 menit bermain imbang 1-1.

Di babak adu penalti ia sukses menepis tendangan 2 pemain Persipura David Da Rocha dan Eduard Ivakdalam. Sebelumnya di semifinal pada babak adu penalti juga Ferry berhasil menahan 2 tendangan penalti pemain Pelita Jaya Purwakarta yaitu Ardan Aras dan Vagner Luis dan Sriwijaya pun menang dramatis 6-5 untuk maju ke Final.

Pada perempat final Sriwijaya sempat kalah 0-2 terlebih dahulu dari sesama klub asal Sumatera PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan dan membalas dengan skor 4-0 di Stadion Jakabaring, Palembang dan Sriwijaya pun menang agregat 4-2 untuk maju ke semifinal yang diadakan di Stadion Gelora Bung Karno.

Walaupun tidak terpilih sebagai pemain terbaik Copa Indonesia 2007 yang jatuh ke tangan Bambang Pamungkas, Ferry tidak kecewa dan bangga bisa membawa klubnya tersebut untuk pertama kalinya merebut salah satu gelar bergengsi di tanah air tersebut setelah ajang bergengsi lainnya Liga Indonesia.

Setelah Bermain untuk Sriwijaya FC, Ferry memutuskan untuk pindah ke Surabaya United. Namun Ferry hanya bertahan semusim saja di klub tersebut dan sempat berpikir untuk pensiun.

Akan tetapi pada Februari 2016, Ferry direkrut oleh tim Mitra Kukar untuk berlaga di Turnamen Piala Gubernur Kaltim. Pada tahun 2013 lalu, ia sibuk dengan aktifitas barunya.

Ia sempat menggeluti dunia kuliner dengan mendirikan rumah makan. Kabar terbarunya ia kembali kepangkuan ke club yang telah membesarkan namanya. Ia sekarang kembali bermain di klub Liga Indonesia Sriwijaya F.C.

 

 

 

About admin

Check Also

TERLILIT HUTANG SAMPE JUALAN PISANG GORENG!? Artis Kelewat Sombong Saat Karir Naik

  Ketenaran & memiliki banyak uang merupakan 2 kasus rumit bagi figur publik. Dibutuhkan usia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!