Dulu Dipuja Puji Setinggi Langit! Lihatlah Nasib Zulham Zamrun Sekarang yang Begitu Memilukan

Nama Zulham Zamrun sudah begitu akrab di telinga pecinta sepak bola tanah air pergerakan eksklusifnya saat menyisir pertahanan lawan gol-gol berkelas yang diciptakan hingga gocekan mautnya di arena pertandingan menjadikan Zulham Zamrun pemain sayap paling ditakuti kiper lawan di lapangan

Namun nasib hidup berkata lain karir Zulham yang berada di puncak tertinggi seketika jatuh ke Titik terendah dan namanya kini tenggelam entah kemana ,pernah disebut sebagai salah satu sayap terbaik Indonesia Lalu seperti apa kehidupan dan karir Zulham Zamrun sekarang

Zulham Malik Zamrun dilahirkan pada 19 Februari 1988 di Kota Ternate Ia merupakan anak dari pasangan suami istri Malik Zamrun dengan Hajah nurain

ibunya merupakan seorang anggurdi sementara sang ayah bekerja sebagai pegawai sekaligus menjadi pesepakbola di Persiter Meskipun begitu pada awalnya orang tua Zulham Zamrun ingin sang anak bisa sukses menjadi pegawai negeri atau pengusaha

namun saat Zulham berusia 7 tahun bakat olah pula Zulham sudah terlihat dan membuat orang tuanya mengizinkan Zulham untuk menekuni sepak bola memasuki masa remaja Zulham Zamrun berhasil bergabung dengan tim tanah kelahirannya Persiter Ternate

Uniknya di awal karirnya Zulham ternyata berposisi sebagai penjaga gawang ia mengaku terinspirasi dari kiper Persiter Ternate Muchlis Harun Namun karena postur yang kurang mendukung

Zulham akhirnya merubah posisi menjadi seorang penyerang sayap sampai sekarang Selain itu di awal karirnya Zulham juga sempat menghadapi berbagai hambatan dimana ia pernah dicoret dari skuad Persit Ternate karena sering telat datang saat latihan untungnya Zulham berhasil masuk kembali setelah sang ayah berbicara kepada para pelatih Persiter untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut

kepercayaan dan kesempatan kedua yang diberikan berhasil dibuktikan Zulham ia berhasil membawa Persiter lolos ke Divisi Utama Selain itu selama membela Persiter

Ia juga sukses menorehkan 62 caps dengan torehan 25 gol di tahun 2007 maka hebatnya terendus manajemen Persiku Gorontalo dan merekrutnya untuk Telaga di divisi 1 di sini Zulham juga tampil apik tercatat ia mampu mencetak 14 gol dari 29 laga penampilannya terus konsisten setelah pada tahun 2009 per kostum

Tim produta di klub asal Jogja itu dirinya mencatatkan statistik briliant 11 gol dari 18 laga menjadi bukti kehebatan seorang Zulham Zamrun pada tahun 2010 Zulham Zamrun akhirnya pindah ke kontestan Indonesia Super League Persela Lamongan

Di sinilah namanya mulai dikenal Zulham tampil bagus dan jadi pemain andalan ia berhasil mencetak 16 gol dan membuatnya dipanggil untuk membela Timnas Indonesia

Tepatnya pada 7 Oktober 2011 saudara kembar sulvin Zamrun itu debut saat Indonesia melawan Saudi Arabia di laga persahabatan tak berhenti di situ Zulham juga kemudian dipanggil untuk bergabung bersama timnas Indonesia u-23 di ajang Sea Games 2011 setelah membela Persela Zulham kemudian hijrah ke Kalimantan untuk membela Mitra Kukar dari tahun 2011 sampai 2014

Bermain di tim berjuluk naga megas ia membukukan 17 gol dari 54 kali laga penampilan ciamiknya itu ini juga membuat Ia dipanggil kembali ke Timnas Senior pada kualifikasi pra Piala Dunia 2014

Sempat mengalami masa sulit saat membela Persipura pada tahun 2015 Zulham kembali menemukan permainan terbaiknya setelah memperkuat tim Persib Bandung di tahun yang sama tak tanggung-tanggung di tahun tersebut ia berhasil membawa Persib menjuarai Piala Presiden sekaligus memborong penghargaan individu

Pemain terbaik dan top skor karir Zulham Zamrun benar-benar berada di puncak selain gol-gol hebatnya yang mampu memikat para penonton selebrasi dan gaya dia di lapangan yang mirip Cristiano Ronaldo membuat Zulham menjadi sosok yang ikonik hingga dijuluki Ronaldo Indonesia Tak hanya itu saja kegemilangannya di level Club membuat Zulham kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF Suzuki 2016

Saat itu Zulham dan kolega harus puas meraih posisi runner up di bawah Thailand meskipun sempat kurang bersinar saat kembali membela Mitra Kukar tahun 2017 kejayaan Zulham nampaknya belum habis begitu saja ia kemudian pindah ke PSM Makassar dan mampu tampil 54 kali serta menuai 13 gol tak sampai di situ

Zulham juga turut berkontribusi dalam keberhasilan PSM menjuarai Piala Indonesia 2019 di mana ia sukses memborong penghargaan top skor dan pemain terbaik kompetisi

Namun setelah itu perjalanan karir Zulham menurun drastis ia sempat kembali ke Persib di tahun 2020 akan tetapi penampilannya Justru tak semoncer periode pertama setelah itu ia pindah dari Persib untuk bergabung ke klub Liga 2 ahps Pati FC alih-alih tampil bagus Zulham justru sempat terkena kasus usai melakukan pelanggaran keras beruntun terhadap dua pemain Persiraja Banda Aceh Sorry maruta dan Defri Rizki di laga uji coba tahun 2021

Aksi Zulham lantas membuat panas kubu Persiraja hingga terjadi kelas yang berbuntut pada tendangan kungfu Saiful indra ke kepala pemain Persiraja Muhammad Nadif atas ulah keduanya PSSI membelek list mereka dari Timnas Indonesia seumur hidup lama tidak terdengar kabarnya Zul kini terdampar di Liga 2 dan membela Persela Lamongan

Mirisnya lagi Zulham tidak mampu mengangkat prestasi klubnya Persela berada di zona rawan yang bisa saja terdegradasi ke Liga 3 Sangat disayangkan memang dengan skill yang ada dan usia yang tidak terlalu tua

Sebenarnya Zulham masih bisa bersaing di Liga teratas Indonesia namun di sisi lain meskipun memiliki segudang prestasi di lapangan seharusnya Zulham bisa menjadi contoh yang baik bagi pemain lain bukan malah melakukan tindakan provokatif yang justru merugikan tim dan diri sendiri

About admin

Check Also

15 Tahun Lama Nggak Muncul di TV..! Begini Nasib dan Kabar Terbaru para Pemeran Film Ronaldowati

Sinetron Ronaldowati sempat menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak sampai remaja pada 2008 silam. Sinetron …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!