Sabda Rasulullah Lagi Lagi Terbukti, Begini Ketika Hajar Aswad di Zoom 4000 Kali

Hajar Aswad merupakan batu yang terletak di salah satu sisi Kabah. Hajar Aswad adalah batu yang memiliki nilai sejarah dalam perkembangan Islam bahkan dari zaman ke zaman selalu menjadi keistimewaan. Hajar Aswad ini menjadi perhatian besar bagi umat Islam utamanya muslim yang menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah.

Dikutip dari kanal youtube Islam Populer. Banyak pertanyaan yang muncul seperti,

Lantas Mengapa Hajar Aswad begitu istimewa?

Apa yang diharapkan umat Islam sampai rela mencium Hajar Aswad?

Bagaimana penampakan Hajar Aswad ketika di-zoom?

Hajar Aswad dimata umat Islam sebagai batu yang berasal dari surga, dan ini ditemukan pertama kali oleh Nabi Ismail AS.Batu Hajar Aswad kemudian dibawa oleh Nabi Ibrahim AS untuk ditempatkan ke Ka’bah.

Dikisahkan bahwa pada zaman Nabi Ibrahim AS diutus Allah SWT untuk membangun kembali Ka’bah tujuan dibangunnya Ka’bah untuk menjadi tempat peribadatan pertama yangDalam buku kisah Al-Anbiya Ibnu Katsir menyebutkan bahwa saat pembangunan Ka’bah hampir selesai dan masih terdapat satu ruang kosong untuk menutupi tembok.

Kemudian, Nabi Ibrahim AS berkata kepada anaknya Nabi Ismail AS untuk mencari batu agar ruang kosong itu bisa segera tertutupi.Saat perjalanan Nabi Ismail AS yang sedang mencari batu, Malaikat Jibril datang kepadanya dengan memberikan batu hitam atau Hajar Aswad.

Tetapi Ismail AS dengan senang hati menerimanya dan segera memberikan kepada sang ayah Nabi Ibrahim AS. Nabi Ibrahim AS kemudian menanyakan asal mula batu ini, Dapatkah kemudian Nabi Ismail AS menjawab batu ini, aku dapat dari yang tidak memberatkan cucuku dan cucu Hajar Aswad yang merupakan batu dari surga.

Dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda: Batu hitam turun dari surga dan itu lebih putih dari susu tapi dosa anak-anak ada mengubahnya menjadi hitam. (HR. Tirmidzi) Batu Hajar Aswad memiliki aroma wangi alami yang dimiliki semenjak awal dari keberadaan batu ini.

Hajar Aswad diletakkan di sudut Ka’bah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya terutama saat melakukan thawaf mengelilingi Ka’bah. dibangun di dunia.
Manfaat bagi orang yang mencium Hajar Aswad yang menunaikan ibadah di tanah suci Mekkah menjadi dambaan bagi banyak muslim dari seluruh negeri.Ketika sampai di Masjidil Haram, Jama’ah akan berlomba-lomba mencari sudut Ka’bah yang terdapat Hajar Aswad.

Semua umat muslim menginginkan mencium Batu Hajar Aswad, selain karena wangi umat Islam memang disunnahkan untuk mencium batu tersebut, maka tidak heran jika orang rela untuk berusaha agar bisa menciumnya.

Hajar Aswad dibingkai dengan cincin yang berwarna perak, batu itu yang terletak di sudut Ka’bah dan berada di ketinggian satu meter.Memang tidak mudah untuk mencium Hajar Aswad yang berada di sudut Ka’bah, sebab ribuan orang ingin mencium Hajar Aswad dalam waktu bersamaan.

Alasan mencium Hajar Aswad tidak lain hanya karena ini mengikuti apa yang pernah dilakukan Rasulullah SAW.Diketahui, bahwa Hajar Aswad hanyalah batu biasa yang tidak bisa berbuat apa-apa, hanya Allah SWT yang maha mendatangkan manfaat dan mudhorot.

Apabila diantara kita berkesempatan mencium Hajar Aswad perlu sekali dijaga niat saat mencium batu tersebut, jangan mencium Hajar Aswad cuma karena ingin dipuji orang bahwa dia telah mencium batu yang mulia.

Padahal seharusnya ia menjadi niatan adalah ikhlas dan karena ikut tuntunan Rasulullah SAW, lalu apa yang terlihat ketika Hajar Aswad di-zoom 4000 kali.

Foto Hajar Aswad dikumpulkan dengan teknologi voxstack panorama, sehingga tingkat kejelasan yang berbeda untuk menghasilkan satu gambar dengan akurasi terbesar untuk menghasilkan foto-foto.Hajar Aswad sendiri terletak di sudut Tenggara Ka’bah, tepat batu itu menjadi titik awal akhir saat menjalankan thawaaf.
Batu bersejarah ini berwarna kemerah-merahan dengan diameter 30 cm dan dikelilingi bingkai perak murni untuk mengawetkannya.

Hajar Aswad terdiri dari tiga bagian besar dan beberapa bagian berukuran lebih kecil dan disatukan dalam lingkaran perak. Batu hitam yang berasal dari surga yang diberikan kepada Nabi Ibrahim AS untuk ditempatkan di sudut Ka’bah lambat laun Hajar Aswad berubah warna.

Dimana warna asli Hajar Aswad adalah putih akan tetapi berubah menghitam, warna asal Hajar Aswad adalah putih seperti salju, namun karena dosa manusia dan kelakuan orang-orang musyrik di muka bumi batu tersebut akhirnya berubah jadi hitam.

Perubahan warna Hajar Aswad dijelaskan dalam sebuah hadits.

Dari Ibnu Abbas RA ia berkata, Bahwa Rasulullah SAW bersabda: Hajar Aswad turun dari surga, padahal batu tersebut begitu putih lebih putih daripada susu, dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam. (HR. Tirmidzi)

Ada fakta dibalik Hajar Aswad ketika di-zoom fakta ini diungkapkan oleh Presiden umum perusahaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Dimana pada Senin, 3 Mei 2021 lalu untuk yang pertama kalinya Presiden umum uruskan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi merilis foto close-up resolusi tinggi Hajar Aswad.

Hajar Aswad yang dapat diperbesar itu memerlukan waktu 7 jam dengan 1050 gambar flowchart fanorama untuk mendapatkan foto beresolusi 49000 mega pixsel itu.
Proses editing foto juga membutuhkan waktu sekitar 50 jam usai diolah tanpa foto tersebut sangat memuaskan dengan kejernihan berbeda foto.

Hajar Aswad digabungkan untuk menghasilkan satu foto dengan tingkat akurasi dan kualitas tinggi foto tersebut.Bukan hanya itu, Hajar Aswad bahkan merupakan batu yang akan bersaksi di hari kiamat kelak.

About admin

Check Also

Viral Ramalan Lesti & Billar, Nekat Nikah di Bulan Suro Rumah Tangganya Jadi Malapetaka!

Kebahagiaan kini tengah dirasakan pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar. Pasalnya, pada hari Kamis 19 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!