5 Fakta Penistaan Budi Dalton Sebut Miras Minuman Rasulullah

Ketua Mujahid 212, Damai Hari Lubis menegaskan tindakan Budi Dalton yang menyebut Miras minuman Rasulullah adalah tindakan penistaan agama. Karena disampaikan melalaui media sosial youtube, Damai menilai bisa dikenakan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Melanggar pasal 28 juncto Pasal 45 UU. ITE ujaran yang timbulkan rasa kebencian terhadap golongan muslim/ muslimah oleh sebab menghinakan terhadap diri Baginda Rasulullah, orang atau Nabi yang dimuliakan oleh seluruh Ummat Muslim di negara ini bahkan dunia, juncto Penistaan sesuai pasal 156 KUHP,” katanya kepada Populis.id pada Minggu (20/11/2022).

Komedian Budi Dalton sedang menjadi bahan perbincangan di media sosial. Hal itu usai heboh video dirinya melemparkan candaan yang begitu sensitif. Dalam sebuah video yang beredar di TikTok, Budi Dalton menyebut miras sebagai minuman Rasulullah.

Diketahui, miras secara umum adalah singkatan dari minuman keras. Namun Budi Dalton menyebut miras punya kepanjangan lain, yaitu minuman Rasulullah. “Miras, kan minuman Rasulullah,” kata Budi Dalton dalam potongan video tersebut.

Dalam video itu Budi Dalton tidak sendirian. Terlihat juga Sule dan Mas Saswi yang ikut tertawa setelah mendengar hal tersebut.Tidak lama kemudian, Budi Dalton menyampaikan permohonan maaf lewat sebuah video. Ia menegaskan miras yang dimaksud adalah minuman Rasulullah, bukan minuman keras.

“Bagi yang pernah menonton potongan film itu sekali lagi saya minta maaf, video itu saya buat kurang lebih 3 tahun lalu dan saat itu saya sudah membuat beberapa klarifikasi,” kata Budi Dalton dikutip dari YouTube MALAHMANDAR TV.

“Apa yang saya ucapkan di situ tidak seperti apa yang kita tonton. Saya di bidang sastra saya ingin menghilangkan dogma dengan narasi negatif menjadi positif hanya saja dalam contohnya saya kurang tepat,” sambungnya.

Budi Dalton sadar hal itu membuat beberapa pihak tersinggung. Atas hal tersebut ia meminta maaf. “Saya mohon maaf kepada siapa pun yang tersinggung saya akan bisa menjelaskannya sedetail apapun,” tandasnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini Budi sudah resmi dilaporkan ke aparat kepolisian oleh Novel Bamukmin. Oleh karena itu, polisi harus segera memproses laporan tersebut.

“Terlapor mesti segera di proses hukum, secara due proccess dan equal , tidak ada alasan penyidik berlama-lama. Hak subjektif yang dimiliki oleh penyidik dapat menangkap Budi Dalton, mengingat ancaman pasal hukumannya pun maksimal 5 tahun,” tuturnya.

Budi Dalton, kata Damai, dengan terang-terangan menghina Muhamad Rasulullah dan menghina golongan yang beriman kepada Sang Rasul. Maka perlu dicamkan oleh siapapun, jika ada yang hinakan Muhammad Rasulullah, sebagai seorang Muslim wajib tersinggung dan marah .

“Terlebih ada asas legalitas atu dasar hukum yang dilanggar. Maka Kapolri mesti perintahkan agar penyidiknya berlaku presisi, tidak sekedar retorika institusi polri,” pungkasnya.

Diketahui, pentolan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Novel Bamukmin resmi melaporkan komedian Budi Dalton ke Bareskrim Mabes Polri. Laporan polisi ini dibuat Novel sebagai buntut dugaan penistaan agama yang dilakukan Budi melalui akun youtubenya. “Saya sudah laporkan ke Mabes polri untuk yang saya laporkan pelawak Budi Dalton

 

About admin

Check Also

15 Tahun Lama Nggak Muncul di TV..! Begini Nasib dan Kabar Terbaru para Pemeran Film Ronaldowati

Sinetron Ronaldowati sempat menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak sampai remaja pada 2008 silam. Sinetron …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!